SKU Penggalang Ramu #21

AREAL PENGEMBANGAN INTELEKTUAL

KOMPETENSI DASAR

Mampu menganalisis situasi dan menyikapinya serta mengaplikasikan IPTEK dan keterampilan Kepramukaan secara kreatif dan inovetif.

STANDARD KOMPETENSI

Memahami pentingnya perkembangan IPTEK dan Keterampilan Kepramukaan.


MATERI SKU

Dapat mengenal dan memilah sampah.

PENCAPAIAN PENGISIAN SKU

Berikut ini adalah contoh materi berkaitan dengan materi SKU ini yang cocok disampaikan kepada peserta didik.

SUMBER: HANDBOOK PRAMUKA PENGGALANG oleh Kak Lanang Kuncoro (materi lebih lengkap terdapat pada buku tersebut).

Sampah adalah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Setiap material, dikategorikan sebagai sampah atau bukan berdasarkan keterpakaiannnya. Jika ada material sisa yang bisa dimanfaatkan atau diolah menjadi barang bermanfaat maka material tersebut tidak menjadi sampah lagi.

Berdasarkan sumbernya, ada 4 jenis sampah:

  • Sampah alam, seperti kotoran binatang, daun yang gugur, pohon yang mati atau bangkai binatang, dan sebagainya.
  • Sampah manusia, yaitu sampah yang dihasilkan dari tubuh manusia (urin dan feses). Jika tidak ditangani dengan baik, sampah ini bisa menjadi sumber penyakit.
  • Sampah konsumsi, yaitu sampah yang berasal dari sisa kegiatan manusia. Dengan kata lain sampah ini adalah sampah yang sehari-hari kita buang di tempat sampah.
  • Sampah industri, yaitu limbah dari pabrik besar maupun industri kecil saat memproduksi sesuatu. Termasuk dalam jenis ini adalah limbah nuklir dan limbah pertambangan yang merupakan zat sangat beracun. Perlu tempat pembuangan khusus yang tidak dijamah manusia dan penganganan khusus sehingga material limbah tidak keluar dari area tersebut.

Berdasarkan sifatnya, sampah dibedakan menjadi:

  • Sampah Organik. Sampah ini disebut juga sampah basahyaitu sampah yang bisa diurai (degradable) atau bisa membusuk. Misalnya sisa makanan, sayuran, daun kering dan bangkai hewan. Sampah ini bisa diolah menjadi kompos.
  • Sampah Anorganik Sampah ini disebut juga sampah keringyaitu sampah yang tidak mudah diuraikan (undegrdable) atau tidak mudah membusuk. Misalnya bahan-bahan dari plastik, kertas, kayu, logam dan sebagainya.
  • Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Sampah ini memerlukan tempat pembuangan khusus. Misalnya sampah dari rumah sakit, sampah dari pabrik yang menggunakan bahan kimia, limbah nuklir.

Sampah anorganik sebenarnya ada yang bisa diuraikan oleh alam (kayu, kertas, logam), namun butuh waktu sangat lama untuk menguraikannya. Dalam pelajaran sejarah, kamu pasti pernah tahu ada peninggalan sejarah dari logam yang berusia ribuan tahun bukan?

Pada sampah anorganik kita sebaiknya menggunakan prinsip 3R: REDUCE, REUSE dan RECYCLE.

Reduce berarti mengurangi penggunaan barang yang akan menjadi sampah anorganik. Langkah ini sangat perlu dilakukan untuk material yang tidak bisa didaur ulang.

Reuse berarti memanfaatkan kembali barang yang menjadi sampah tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Misalnya kardus bekas yang bisa dugunakan untuk menyimpan barang-barang. Kemasan plastik yang bisa digunakan untuk polybag/ pot tanaman.

Recycle atau daur ulang artinya mengolah kembali material sampah untuk menjadi bahan baku pembuatan barang lain.

Sampah manusia dan sampah konsumsi paling banyak dihasilkan dari rumah tangga. Coba kamu perhatikan berapa banyak sampah yang masuk ke tempat sampah di rumahmu, lalu kalikan dengan jumlah rumah yang ada di daerahmu. Tentu hasilnya akan banyak sekali.

Untuk sampah konsumsi, pengelolaan yang baik diperlukan 3 langkah berikut:

  • PISAHKAN antara sampah basah, sampah kering dan sampah kering yang berupa kaca dan logam. Pemisahan ini sangat diperlukan agar pengolahan sampah berikutnya bisa dilakukan. Sampah kering perlu dibeda-bedakan karena memiliki cara pengolahan yang berbeda-beda. Sampah dari kaca dan logam perlu disendirikan karena sisinya yang tajam bisa melukai orang.
  • Sampah basah bisa DIBUAT KOMPOS yang berguna sebagai pupuk yang menyuburkan tanah. Pembuatan kompos ini bisa dilakukan di tingkat rumah tangga maupun secara besar-besaran.
  • DAUR ULANG. Sampah-sampah kering sebenarnya bisa didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomi. Pada tingkat rumah tangga beberapa barang bisa dijadikan bahan baku kerajinan tangan. Untuk mendaur ulang material kertas, plastik, kaca dan logam telah ada pabrik-pabrik besar yang melakukannya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s