SKU Penggalang Ramu #15

AREAL PENGEMBANGAN SOSIAL

KOMPETENSI DASAR

Mampu menerima dan mendorong orang lain untuk menaati norma-norma dan nilai-nilai yang berada di masyarakat lingkungannya.

STANDARD KOMPETENSI

Menerima dan mematuhi peraturan yang diciptakan masyarakat dengan rasa tanggung jawab.


MATERI SKU

Dapat menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan Bendera Merah Putih.

PENCAPAIAN PENGISIAN SKU

Berikut ini adalah contoh materi berkaitan dengan materi SKU ini yang cocok disampaikan kepada peserta didik.

SUMBER: HANDBOOK PRAMUKA PENGGALANG oleh Kak Lanang Kuncoro (materi lebih lengkap terdapat pada buku tersebut).

Bendera Negara Indonesia adalah Bendera Merah Putih, atau disebut juga “Sang Merah Putih” atau “Sang Dwi Warna”. Bendera Negara merupakan sebuah tanda kehormatan bagi bangsa tersebut. Maka Sang Merah Putih harus di jaga dan dihormati.

Warna merah berarti berani dan putih berarti suci. Atau bisa juga warna merah melambangkan raga dan warna putih melambangkan jiwa. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun Indonesia.

Sang Merah Putih resmi menjadi Bendera Negara bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indosnesia, 17 Agustus 1945. Setelah Ir. Soekarno membaca proklamasi kemerdekaan RI, Bendera Merah Putih dikibarkan di rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta. Bendera inilah yang hingga sekarang dikenal sebagai “BENDERA PUSAKA”.

Bendera Pusaka dijahit oleh istri Ir. Soekarno, ibu Fatmawati. Pengibaran pertama menggunakan tiang bambu oleh pasukan pengibar yang dipimpin Kapten Latief Hendraningrat. Selanjutnya pasukan ini disebut Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka). Bendera Pusaka awalnya dikibarkan siang dan malam. Tetapi pada tahun 1946, Belanda kembali menduduki Indonesia. Sehingga Bendera Pusaka harus diturunkan dan diselamatkan.

Setelah berakhirnya peperangan, Bendera Pusaka dikibarkan sekali dalam satu tahun. Yaitu pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di depan Istana Negara. Namun, karena kerapuhan, sejak tahun 1968, yang dikibarkan adalah replika (tiruan) Bendera Pusaka. Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.

Bendera Merah Putih pertama kali dikibarkan pada saat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Bersama dengan pertama kalinya dikumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Bendera negara diatur menurut UUD ’45 pasal 35, UU No 24/2009,] dan Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

Bendera Negara dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur dan dengan perbandingan 2 : 3 (lebar : panjang). Ketentuan ukuran:

  • 200 cm x 300 cm untuk di lapangan istana kepresidenan.
  • 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan.
  • 36 cm x 54 cm untuk di mobil Presiden dan Wakil Presiden.
  • 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara.
  • 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal.
  • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api.
  • 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara.
  • 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
  • 3 cm x 5 cm untuk penggunaan di seragam sekolah.

Pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam. Dalam keadaan tertentu, dapat dilakukan pada malam hari. Maka pada kegiatan kepramukaan, setiap pagi diadakan Pengibaran Bendera Merah Putih dan sorenya diadakan Penurunan Bendera Merah Putih.

Dalam keadaan berkabung, Sang Merah Putih dikibarkan setengah tiang, dengan jalan menaikkannya ke puncak tiang lebih dahulu, kemudian diturunkan sampai setengah tiang. Penurunan bendera yang berkibar setengah tiang dilakukan dengan menaikkannya ke puncak tiang lebih dahulu, kemudian diturunkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s