Pertolongan Pertama: Luka Iris

Luka iris kecil kadang dialami saat berkegiatan. Sebuah kecelakaan kecil saat menggunakan pisau, kaki yang menginjak benda tajam seperti pecahan kaca, atau saat melewati semak-semak berduri. Jika ada temanmu (atau dirimu sendiri) mengalaminya, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Hentikan pendarahannya. Luka kecil biasanya pendarahannya berhenti sendiri tanpa diapa-apakan. Tetapi jika belum berhenti, kamu bisa menghentikannya dengan menekan luka menggunakan kain bersih atau perban. Jika luka pada bagian tubuh yang kecil (misal: jari tangan) bisa juga dilakukan dengan kapas yang dibasahi agar serabutnya tidak menempel pada luka. Lakukan selama 20 – 30 menit, dan jangan tergoda untuk sebentar-sebentar melihat apakah pendarahannya sudah berhenti. Karena, jika pendarahannya belum berhenti, lukanya bisa terbuka saat kamu membuka perban untuk melihatnya. Jika pendarahan masih berlanjut, segera bawa ke dokter.
  2. Bersihkan lukanya. Cukup basuh luka dengan air bersih saja. Jika harus menggunakan sabun untuk membershkan kotoran di sekitar luka, usahakan tidak mengenai bagian yang terluka. Sabun bisa mengiritasi luka. Jika ada serpihan yang masih menancap pada luka, ambil menggunakan penjepit denga hati.hati.
  3. Antibiotik. Oleskan salep antibiotik pada luka. Hal ini tidak akan membuat luka sembuh lebih cepat, tetapi penting dalam proses penyembuhan alami. Antibiotik melindungi lukamu dari infeksi.
  4. Tutupi luka. Bila luka cukup dalam/ besar mungkin perlu dibalut dengan perban.
  5. Ganti perban. Ganti perban secara kontinyu hingga luka sembuh benar. Lakukan setiap hari sekali atau jika perban mulai kotor/ basah. Ada beberapa orang yang alergi dengan perban biasa, gunakan perban khusus untuk orang yag alergi.
  6. Perhatikan tanda-tanda infeksi. Segera bawa ke dokter jika luka tidak kunjung sembuh, membengkak, atau rasa sakitnya meningkat.

Luka yang besar dan cukup dalam membutuhkan jahitan. Jangan ragu untuk membawa ke dokter atau petugas medis.

Perhatian: Informasi dalam artikel ini sekedar sebagai pengetahuan dasar saja dan tidak bisa menggantikan informasi dari tenaga medis profesional atau pelatihan pertolongan pertama. Jangan menggunakan informasi ini mentah-mentah untuk menangani kejadian darurat tanpa berkonsultasi dengan ahlinya. Jika memungkinkan, saat menemui kejadian darurat segera hubungi dokter terdekat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s