Cara Menggunakan Semaphore

Posisi Tubuh

Posisi tubuh yang baik adalah berdiri tegak menghadap ke penerima. Tujuannya agar mudah dan jelas dilihat. Dua orang yang saling berkirim informasi sudah tentu harus saling berhadapan, karena ada komunikasi 2 arah di sini. Bendera (atau benda lain) merupakan perpanjangan tangan, maka harus dipegang sedemikian rupa selalu lurus segaris dengan tangan. Lengan atas dan bawah juga harus selalu lurus, yang berputar adalah sendi pada bahu, bukan sikut.

Gerakan saat merangkai huruf tanpa jeda namun patah-patah, sehingga bisa dibedakan pergantian tiap huruf. Bahkan standard angkatan laut NATO dalam kemampuan mengirimka pesan semaphore adalah 15 kata permenit.

Tata Cara

  • Sebelum mengirim pesan, pengirim mencari perhatian penerima pesan dengan “mengepak-ngepakkan” bendera seperti gerakan gunting di atas kepala. Tunggu hingga penerima siap dengan mengirimkan pesan huruf “K”.
  • Setelah siap menerima pesan, penerima membuat posisi huruf “K”. Setelah itu pengurim baru bisa mulai mengirimkan pesan.
  • Kirimkan satu huruf ke huruf berikutnya secara berlanjut tanpa diselingi gerakan lain. Jika pengirim perlu waktu memikirkan huruf berikutnya, saat berfikir posisinya tetap diam pada huruf tersebut.
  • Untuk memisahkan setiap kata gunakan isyarat spasi, yaitu menyilangkan tangan/ bendera di posisi bawah.
  • Jika ada huruf yang sama dan berurutan dalam satu kata, gunakan juga isyarat spasi. Caranya, setelah huruf kembar pertama, lakukan isyarat spasi dengan cepat dan lansung kembali ke posisi huruf kembar itu lagi.
  • Penerima akan mengirim isyarat huruf “C” untuk menandakan dia mengerti setiap kata yang dikirimkan.
  • Jika tiba-tiba penerima mengirimkan isyarat huruf I-M-I, artinya kata terakhir belum dimengerti / terbaca. Pengirim cukup mengulangi mengirim kata tersebut.
  • Jika pengirim membuat kesalahan, berhenti lalu mengirim isyarat “error” dengan huruf “E” dan tangan yang di atas digerak-gerakkan membentuk angka delapan kecil. Ulangi hanya kata yang salah tersebut dali awal.
  • Untuk mengirim pesan berupa angka, buat isyarat angka terlebih dahulu. Setelah itu isyarat yag dikirimkan berarti berupa angka 1-9 = A-I. Bentuk isyarat angka adalah satu bendera di atas dan satunya di kanan atas.
  • Jika sudah selesai, pengirim memberikan isyarat “A-R” secara berulang-ulang.
  • Penerima, jika memahami seluruh pesannya membalas dengan isyarat “R”.

2 pemikiran pada “Cara Menggunakan Semaphore

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s