Warp Speed

PERSIAPAN

  • Bagi pemain dalam 2 atau 3 kelompok dengan jumlah anggota tiap kelompok sama. Idelanya taip kelompok terdiri atas 8 -15 orang.
  • Siapkan benda-benda yang akan di-“oper”. Siapkan 10 – 15 jenis benda dengan berbagai ukuran dan bentuk, usahakan pakai benda yang ada di sekitar tempat permainan. Buat peserta tidak menyangka bahwa benda-benda itu nantinya akan dipakai.
  • Siapkan juga alat pengukur waktu, jika perlu fasilitator ditemani asisten yang bertugas mengukur waktu.

CARA BERMAIN

  • Mulai permainan dengan benda yang mudah, misalnya bola tenis, atau sekedar kertas koran bekas yang dikepal membentuk bola.
  • Masing-masing kelompok membentuk lingkarang dengan jarak antar pemain wajar, tidak terlalu dekat atau terlalu berjauhan.
  • Tugas mereka adalah mengoperkan bola tenis dari tangan orang pertama ke pemain di samping kanannya terus menerus hingga satu putaran. Waktu dari bola mulai dioper, berputar hingga kembali ke orang pertama lagi dihitung. Semakin cepat semakin baik.
  • Aturan dalam mengoper bola antara lain, bola tidak boleh dilempar tetapi harus diserahkan dari tangan ke tangan, boleh menggunakan satu tangan atau dua tangan, bola tidak boleh jatuh ke lantai, dan harus urut melewati semua penain.
  • Beri kesempatan semua kelompok untuk mencoba dan catat waktunya. Waktu itulah yang nantinya akan jadi patokan.
  • Setiap kesempatan bernilai 1 (satu) poin. Mereka memperebutkan poin tersebut dengan cara “MENAWAR” seberapa cepat mereka bias melakukan satu putaran. Mereka harus berhati-hati menawar, karena jika gagal mencapai waktu yang mereka tawarkan (lebih lambat) maka mereka gagal mendapatkan poin. Yang berhak mendapatkan poin adalah yang menawar dengan waktu tercepat dan mampu memenuhinya.
  • Saat melakukan penawaran dibuat terbuka, mereka boleh mengganti penawaran jika merasa mampu. Beri batas waktu hingga diperoleh penawaran final masing-masing kelompok. Yang mencoba pertama kali adalah kelompok dengan penawaran waktu terlama. Ingat! Yang dilihat bukan waktu yang tercepat tetapi waktu yang ditawarkan dan bisa terpenuhi atau tidak.
  • Pada kesempatan pertama, mungkin masih belum begitu sulit menentukan penawaran. Pada babak berikutnya (sebelumnya beritahuka nantinya akan ada berapa babak) ambil benda lain untuk dioper. Setiap bentuk dan ukuran benda memiliki tingkat kesulitan tersendiri, makanya akan semakin sulit memperkirakan berapa waktu yang akan ditawarkan.
  • Pemenang adalah kelompok yang memperoleh poin terbanyak di akhir babak. Jika terjadi draw, lakuakn 1 kali babak penentuan.
  • Benda-benda yang bisa digunakan misalnya, kelereng, penghapus, pensil, buku hingga benda-benda berat seperti ember berisi air, balok es, dan sebagainya.

KESIMPULAN

Permainan ini bukan sekedar menguji kecepatan atau kegesitan, tetapi menlatih pemain untuk mengukur kemampuan mereka. Mereka juga dilatih untuk berdiskusi dalam kelompok, menentukan berapa cepat waktu yang mampu mereka tawarkan. Kelompok yang kreatif mungkin akan memprovokasi kelompok lain agar menawarkan waktu lebih cepat dengan harapan waktu itu sulit terpenuhi. Kadang ada juga kelompok yang mengambil langkah aman, dengan menawarkan waktu yang lebih lambat dengan harapan kelompok lawan tidak mampu memenuhi waktu yang mereka tawarkan.

2 pemikiran pada “Warp Speed

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s