Jurus Rahasia

Kisah ini tentag seorang pemuda yang tangannya cacat karena sebuah kecelakaan. Lengan kanannya terpaksa diamputasi dari lengan bagian atas, di dekat bahu. Keadaan itu membuatnya diremehkan teman-temannya. Beruntung ia bertemu dengan seorang guru dojo judo di lingkungannya. Guru itu memberinya motivasi dan mengajaknya bergabung dengan dojo judo miliknya..

Hari-hari berikutnya dijalani penuh dengan latihan berat. Terutama untuk membiasakan dan melatih kekuatan lengan kirinya. Setalah berminggu-minggu menjalani latihan dasar, kini saatnya ia mempelajari teknik yang lebih sulit. Tetapi, gurunya hanya mengajari satu teknik bertarung saja.

Awalnya ia menerima, karena berpikir mungkin ia harus belajar sedikit demi sedikit. Mungkin setelah satu teknik itu dikuasai, gurunya akan mengajari teknik lainnya. Tetapi, setelah ia merasa sangat menguasai teknik itu, gurunya tak kunjung mengajarinya teknik lain. Setiap kali bertanya, ia hanya mendapat jawaban agar terus mengasah satu teknik itu hingga benar-benar ahli.

Hingga tiba saatnya kejuaraan terbuka judo tingkat nasional, pemuda itu pun diikutkan oleh sang guru. Pada babak-babak awal ia bisa mengalahkan lawannya dengan mudah. Meskipun tangannya cuma satu, latihan teknik dasar yang dilakukan dengan tekun membuatnya jadi kuat dan gesit. Hingga pada babak semifinal ia menemui kesulitan menghadapi lawan yang jauh lebih kuat. Gurunya pun memberi kode untuk mengeluarkan jurus rahasia alias satu-satunya teknik yang ia kuasai.

Tak disangka, lawannya terbanting dan dinyatakan kalah. pemuda itupun mendapatkan juara II karena kalah di babak final. Namun, itu sudah prestasi yang luar biasa untuk orang bertangan satu. Belum ada sebelumnya peserta yang cacat mampu masuk ke kejuaraan itu dan maju ke babak final.

“Aku baru mengerti sekarang guru,” kata pemuda itu pada gurunya.

“Ternyata satu-satunya teknik yang engkau ajarkan adalah teknik yang hanya bisah dipatahkan dengan satu cara, yaitu dengan mencengkeram tangan kananku. Teknik itu jadi tak terpatahkan, karena aku tidak mempunyai lengan kanan lagi.”

HIKMAH CERITA

Jika Tuhan memberikan ujian pada seseorang dengan kekurangan, misalnya cacat. Pasti Tuhan menyertainya dengan satu kelebihan, bahkan kelebihan yang luar biasa. Banyak contoh orang yang tidak punya kedua lengannya tetapi panda melakukan banyak hal dengan kedua kakinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s