MENARA AIR (Water Tower)

Team Building, Communication, Action Oriented

Ketika masalah yang dihadapi terlalu banyak, bagaimana kerjasama tim membuat kita mampu mencapai tujuan.

PERSIAPAN

Peralatan yang dibutuhkan cukup banyak, yaitu:

  • Sebuah pralon besar dengan panjang 2 meter yang telah dilubangi di banyak tempat. Salah satu ujung tertutup rapat.
  • Ember untuk menampung air jika diperlukan.
  • Gayung atau alat lain untuk memindahkan air.
  • Benda kecil yang bisa mengapung, misalnya bola pingpong.
  • Stopwatch atau pengukur waktu.

 Satu tim berisi 6 – 8 pemain. Usahakan jumlah lubang terlalu banyak untuk ditutupi dengan tangan semua pemain.

CARA BERMAIN

  • Persiapkan ember atau tempat air beserta gayung. Pastikan persediaan air berlebih, karena akan banyak air terbuang dalam permainan ini.
  • Fasilitator berdiri di hadapan tim yang bermain, memegang pralon yang berlubang dan bola pingpong. Tunjukkan bahwa bola pingpong itu adalah “tujuan” organisasi mereka, pipa pralon adalah jalan yang akan mereka lalui, dan lubang adalah masalah yang akan mereka hadapi.
  • Fasilitator memasukkan bola pingpong ke dalam pipa pralon yang berdiri. “Kini, tujuan kalian berada di dasar. Bagaimana cara kalian membawanya sampai ke atas dengan tanpa memindahkan posisi pipa pralon ini?”
  • Jelaskan aturan bahwa mereka (para pemain) tidak boleh memindahkan posisi pipa pralon dan hanya boleh menggunakan anggota tubuh mereka untuk menutup lubang-lubang pada pipa pralon. Mereka hanya diijinkan menggunakan air dan peralatan yang tersedia untuk mengapungkan bola pingpong.
  • Tim yang bermain diberi waktu secukupnya untuk menyusun strategi. Lalu saat mereka mencoba, catat waktunya. Bila perlu berika batasan waktu agar tidak menghabiskan waktu.
  • Pemenang adalah tim dengan catatan waktu tercepat.

KESIMPULAN

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permainan ini adalah “kerjasama tim”. Jika bola pingpong adalah tujuan, pipa pralon adalah jalan yang akan ditempuh dan lubang adalah masalah yag dihadapi. Maka anggota tubuh, peralatan dan air adalah potens yang dimiliki tim tersebut.

Lihat bagaimana mereka mengatur strategi, siap yang bertugas menutup lubang terbawah hingga teratas. Biasanya yang terbawah adalah yang paling pendek dan bagian di atasnya adalah pemain yang lebih tinggi. Pemain yang paling pendek ternyata bukan kelemahan. Tetapi justru mereka yag berkorban paling banyak. Ketika lubang tidak cukup ditutup dengan jari-jari tangan, yag di bawahlah yang bisa memanfaatkan tubuhnya untuk mendekap pipa pralon sehingga bisa menutup lebih banyak lubang. Mereka juga menerima resiko terbesar memjadi basah.

Perhatikan juga, apa yang akan dilakukan tim ketika tidak satupun pemain yang cukup tinggi untuk mengisikan air atau menutup lubang paling atas.

Jika air ibarat sumber daya yang mereka miliki, apakah mereka akan menyia-nyiakan dengan banyak menumpahkan air?

VARIASI

Coba beri tambahan aturan: Ketika bermain, tidak boleh ada komunikasi verbal. Namun biarkan jika ada yang bersuara sekedar tertawa dan bersorak.

*) Belum tersedia dokumentasi untuk permainan ini, saya akan sangat berterima kasih jika anda berkenan menyumbangkan foto dokumentasi setelah mencoba permainan ini melalui email: mencari.lanang@gmail.com .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s