How to Explain GOD

Tulian di bawah ini dibuat oleh Danny Dutton, 8 tahun, dari Chula Vista, California. Ia menulis untuk mengerjakan PR kelas 3 di sekolahnya yang berjudul “Explain God”.

Meskipun tulisan ini ditulis oleh seorang Katholik dan masih kecil. Saya pikir bisa menjadi pelajaran dan pengingat yang berharga bagi semuanya, entah apapun agama/ kepercayaanmu.

———

Salah satu tugas utama Tuhan adalah menciptakan manusia. Ia menciptakan manusia baru untuk menggantika manusia yang telah mati, sehingga ada cukup orang untuk mengurusi bumi. Ia tidak menciptakan orang dewasa, tetapi menciptakan bayi. Aku pikir ia menciptakan bayi karena lebih kecil dan mudah dibuat. Ia tak perlu repot membesarkannya atau mengajari bicara dan berjalan. Cukup dititipkan pada ayah dan ibu.

Tugas penting kedua Tuhan adalah mendengarkan doa. Yang repot, banyak orang yang berdoa sebelum tidur. Tuhan tidak punya waktu untuk mendengarkan radio atau TV karenanya. Karena Ia mendengar segala sesuatu, pasti ada banyak suara berisik di telinga-Nya, kecuali ia punya cara untuk mematikan volumenya. Tuhan melihat segalanya dan mendengar segalanya dan di manapun tempatnya. Itu membuat-Nya sangat sibuk. Jadi kamu tidak boleh meminta pada ayah dan ibumu sesuatu yang mereka tidak bisa mengabulkannya. Atheis adalah orang yang tidak percaya pada Tuhan. Aku pikir mereka tidak ada di Chula Vista. Setidaknya bukan salah satu dari yang datang ke gereja kami.

Yesus adalah putra Tuhan. Ia banyak melakukan pekerjaan sulit seperti berjalan di atas air dan mengajari orang-orag yang belum tahu tentang Tuhan. Mereka akhirnya jengkel padanya dan menyalibnya.

Tetapi Ia baik dan ramah, seperti Ayahnya dan ia mengatakan pada Ayahnya bahwa itu karena mereka belum mengetahui, jadi mohon ampuni mereka dan ayahnya menjawab OK.

Ayahnya (Tuhan) menghargai semua kerja kerasnya di bumi, jadi Ia menyuruhnya tidak keluar di jalanan lagi. Dia harus tinggal di surga. Maka ia melakukannya.

Dan sekarang ia membantu Ayahnya mendengarkan doa dan melihat sesuatu yang penting bagi Tuhan. Terkadang ia mengurusi sesuatu tanpa mengganggu Tuhan. Ia seperti sekretaris, cuma lebih penting.

Kamu bisa berdoa kapan pun karena mereka berdua bekerja sama. Jadi setiap saat pasti ada salah satu yag sedag bertugas.
Kamu harus pergi ke gereja setiap Sabtu, karena hal itu akan membuat Tuhan gembira. Dan jika ada orang yang ingin kamu bahafiakan, seharusnya Tuhan.

Jangan melewatkan pergi ke gereja hanya karena kamu ingin pergi ke tempat lain, misalnya pantai. Semua itu salah. Apalagi matahari di pantai tidak akan tinggi sebelum siang hari.

Jika kamu tidak percaya pada Tuhan, dan memilih jadi atheis, kamu akan sangat kesepian, karena orang tuamu tidak bisa selalu pergi bersamamu, misalnya saat berkemah, tetapi Tuhan bisa. Sangat menyenangkan jika tahu bahwa Tuhan selalu ada di manapun, saat kamu takut karena gelap atau saat kamu tak bisa berenang sementara anak yang lebih besar mendorongmu hingga tercebur.

tetapi kamu tidak boleh hanya memikirkan apa yang bisa diperbuat Tuhan untuk kamu. Aku tahu, Tuhan yang telah meletakkan aku di sini dan Ia bisa mengambil aku kapanpun Ia mau. Itulah kenapa aku percaya pada tuhan.

But you shouldn’t just always think of what God can do for you. I figure God put me here and He can take me back anytime He pleases.And that’s why I believe in God.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s