Buku Elektronik, Keterampilan Kepramukaan

Berkomunikasi dengan Isyarat

Salah satu keterampilan kepramukaan yang sering digunakan dalam kegiatan di lapangan adalah mengirim dan menerima isyarat. Buku-el “Isyarat dan Aba-aba” ini berisi panduan latihan mengirim dan menerima isyarat dan aba-aba.

  • Cover dan daftar isi | mediafire | Google Drive [file belum siap]
  • Isyarat Semafor | mediafire | Google Drive
  • Isyarat Morse| mediafire | Google Drive
  • Aba-aba dengan Isyarat Tangan dan Peluit | mediafire | Google Drive [file belum siap]
  • Isyarat Tangan dan Bentuk Barisan | mediafire | Google Drive [file belum siap]

Freeware portable untuk menggabungkan file PDF dapat kamu unduh di PDF COMBINER.

 

Buku Elektronik, Keterampilan Kepramukaan

Panduan Latihan Kepioniran Dasar

Keterampilan kepioniran (pioneering) merupakan salah satu keterampilan kepramukaan yang paling populer. Bahkan masyarakat yang awam dengan Pendidikan Kepramukaan sekalipun mengenal keterampilan merakit struktur dari tali dan tongkat sebagai kegiatan yang identik dengan kegiatan kepramukaan.

Untuk membantu Kakak-kakak pembina melatihkan keterampilan kepioniran kepada peserta didiknya, kami telah menyusun buku-el (buku elektronik) “Keterampilan Kepioniran”. Kakak-kakak dan adik-adik dapat mengunduh buku-el ini secara gratis melalui tautan di bawah ini. Continue reading “Panduan Latihan Kepioniran Dasar”

Teknik Kepramukaan

Kiasan dalam Setangan Leher Pramuka

tekpram1Kenapa setangan leher berbentuk segitiga? Kenapa warna putih lebih dominan daripada warna merah? Apakah ada arti kiasan pada cara melipat setangan leher?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sering kita jumpai. Saat ini semakin jarang pramuka yang dapat menjawabnya dengan tepat. Tidak sedikit kawan kita yang keliru mengira ketiga sisi segitiga pada setangan leher mengandung kiasan tiga butir janji pada Trisatya. Lantas bagaimana penjelasan yang benar? Continue reading “Kiasan dalam Setangan Leher Pramuka”

Pengetahuan Kepramukaan

Proses Kreatif Baden-Powell dalam Merintis Pendidikan Kepramukaan

badenpowell2-large_trans_nvbqzqnjv4bqeo_i_u9apj8ruoebjoaht0k9u7hhrjvuo-zlengruma.jpgR. S. S. Baden-Powell (akrab dipanggil B-P) adalah Bapak Perintis Pendidikan Kepramukaan (The Founder of Scouting) atau di Indonesia dikenal sebagai Bapak Pramuka Dunia. Tepat 110 tahun yang lalu (1 Agustus 1907) B-P mengadakan perkemahan pramuka untuk pertama kalinya di Pulau Brownsea. Perkemahan tersebut merupakan kejadian penting dalam proses perintisan Pendidikan Kepramukaan (Scouting). Dalam rangka memperingati hari penting ini, simplescouting akan membahas bagaimana proses kreatif B-P hingga melahirkan Gerakan Pendidikan Kepramukaan (Scouting Movement) yang tersebar luas dan berkembang di seluruh penjuru dunia. Continue reading “Proses Kreatif Baden-Powell dalam Merintis Pendidikan Kepramukaan”

Teknik Kepramukaan

Pramuka, Gerakan Pramuka dan Kepramukaan

Bagi Kakak-kakak yang sudah berpengalaman dalam Pendidikan Kepramukaan, barangkali tidak asing lagi dengan istilah-istilah di atas. Akan tetapi, “di luar sana” masih banyak kawan, tetangga, kenalan, rekan kerja, mantan, gebetan atau siapapun yang butuh penjelasan mengenai istilah-istilah tersebut.

Asal-Muasalnya

Kepramukaan dirintis oleh Baden-Powell dengan sebutan scouting. Anak muda yang dibina dalam program scouting tersebut disebut scouts (belakangnya pakai huruf “s” sebagai bentuk jamak dalam Bahasa Inggris. CMIIW).

Kenapa B-P memilis sebutan “scout“? Karena B-P terinspirasi dari tugasnya ketika di militer, yaitu menjadi military scout (semacam tim pengintai yang bertugas mengumpulkan data awal sebelum pasukan di belakangnya masuk ke area tersebut). Keterampilan hidup di alam terbuka (woodcraft) yang menjadi media pembelajaran dalam scouting diambil dari kompetensi yang Continue reading “Pramuka, Gerakan Pramuka dan Kepramukaan”

Pengetahuan Kepramukaan

Kegiatan Khas di Hari Pramuka

Hari Pramuka adalah “hari Besar” tahunan bagi pramuka di seluruh Indonesia. Pada hari itu (14 Agustus 1961) Presiden Soekarno menganugrahkan “Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional”. Panji tersebut merupakan perlambang bersatunya organisasi kepanduan menjadi satu organisasi Gerakan Pramuka.

Demikian berartinya Hari Pramuka, maka setiap tahun pramuka di seluruh Indonesia memperingatinya dengan menggelar berbagai acara. Diantaranya berupa kegiatan yang diagendakan secara rutin dan menjadi kegiatan yang khas. Apa saja kegiatan tersebut?

Renungan Ulang Janji

Renungan ulang janji (RUJ) idelnya dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus menjelang terbitnya fajar. Namun akhir-akhir ini lebih sering dilaksanakan pada malam tanggal 13 Agustus. Acara inti pada  Renungan Ulang Janji adalah renungan yang sebelumnya dibuka dengan penyalaan 10 obor sambil mengucapkan Dasadarma. Kemudian diakhiri dengan “Ulang Janji”. Yaitu pengucapan Trisatya bersama-sama. Tujuannya mengingatkan bahwa setiap pramuka membawa amanah berupa janji dan komitmen yang terkandung dalam Trisatya. Continue reading “Kegiatan Khas di Hari Pramuka”

Teknik Kepramukaan

Satuan Komunitas Pramuka

Satuan Komunitas Pramuka (disingkat: Sako) adalah himpunan beberapa Gugus Depan yang memiliki latar belakang komunitas tertentu.

Baik Gugus Depan yang berbasis satuan pendidikan maupun berbasis komunitas dapat membentuk Sako apabila memiliki kesamaan latar belakang profesi, aspirasi maupun agama. Misalnya Gugus Depan yang berpangkalan pada sekolah milik yayasan yang berlatar belakang keagamaan.

Sako dapat dibentuk di tingkat cabang (kabupaten/kota), daerah (provinsi), dan nasional dengan ketentuan:

  • Sako di tingkat cabang dapat dibentuk apabila sekurang-kurangnya ada 5 (lima) Gugus Depan yang bergabung dalam satu wilayah kwartir cabang.
  • Sako di tingkat daerah dapat dibentuk apabila sekurang-kurangnya ada 5 (lima) Sako di tingkat cabang dalam satu wilayah kwartir daerah.
  • Sako di tingkat nasional dapat dibentuk apabila sekurang-kurangnya ada 5 (lima) Sako di tingkat daerah.

Continue reading “Satuan Komunitas Pramuka”

Teknik Kepramukaan

Organisasi Gerakan Pramuka

TEKPRAMPetunjuk yang mengatur tentang tugas pokok dan fungsi serta struktur organisasi Gerakan Pramuka terdapat pada Keputusan Kwarnas No. 220 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pokok-pokok Organisasi Gerakan Pramuka.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengenal bagaimana struktur organisasi dalam Gerakan Pramuka.

Gerakan Pramuka adalah satu-satunya organisasi penyelenggara Pendidikan Kepramukaan (scouting) di Indonesia. Yakni atas dasar Keppres 238 Tahun 1961 dan diperkuat oleh UU No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Fungsi utama Gerakan Pramuka adalah sebagai “LEMBAGA PENDIDIKAN” non-formal di luar lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan keluarga. Continue reading “Organisasi Gerakan Pramuka”

Teknik Kepramukaan

Tanda Pengenal Gerakan Pramuka

TEKPRAMTanda Pengenal Gerakan Pramuka adalah tanda-tanda yang dikenakan pada pakaian seragam Pramuka, yang dapat menunjukkan diri seorang Pramuka, dan/atau Satuan, kemampuan, tanggungjawab, daerah asal, wilayah tugas, kecakapannya dan tanda penghargaan yang dimilikinya.

Tanda Pengenal Gerakan Pramuka dibagi menjadi 5 (lima) kelompok :

  1. Tanda Umum yaitu tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota Gerakan Pramuka yang telah dilantik.
  2. Tanda Satuan yaitu tanda yang dapat menunjukkan satuan/kwartir tertentu, tempat seorang Pramuka tergabung.
  3. Tanda Jabatan yaitu tanda yang menunjukkan jabatan dan tanggungjawab seorang dalam lingkungan Gerakan Pramuka.
  4. Tanda Kecakapan yaitu tanda yang menunjukkan kecakapan, keterampilan, ketangkasan, kemampuan, sikap dan usaha seorang Pramuka dalam bidang tertentu, sesuai dengan golongan.
  5. Tanda Penghargaan yaitu tanda yang menunjukkan jasa atau penghargaan yang diberikan kepada seseorang, atas jasa, darma bakti, dan lain-lainnya, yang dianggap cukup bermutu dan berguna bagi Gerakan Pramuka, Gerakan Kepramukaan Sedunia, masyarakat, bangsa, negara, dan umat manusia.

Continue reading “Tanda Pengenal Gerakan Pramuka”