Menebak Benda

Siapkan benda-benda gelas kaca, sendok, kertas, karet dan daun.

Semua siaga membentuk lingkaran. Lalu disuruh balik kanan. Bunda/ Yanda memberi kesempatan kepada siaga satu persatu. Bunda/ Yanda menempelkan satu benda di “tengkuk” salah satu siaga. Siaga tersebut diminta menyebutkan benda apakah itu. Jika benar, semua siaga diajak tepuk tangan.

Benda-benda bisa diganti dengan yang lain, tetapi yang penting memiliki karakteristik yang berbeda. Sehingga jika disentuh kulit, bisa dibedakan rasanya.

 

 

 

Mengemudi Mobil

Permainan ini sebaiknya dilakukan di lapangan yang luas. Pembina menyiapkan lintasan jalan raya yang akan dilewati mobil. Lebih enak menggunakan tali yang panjang untuk batas tepi jalan dan dibuat berkelok-kelok.

Barung yang bermain berbanjar saling memegang pundak teman di depannya. Semua siaga ditutup matanya, kecuali siaga paling belakang. Dia lah yang bertugas mengemudikan mobil. Cara membelokkan mobilnya adalah pengemudi menepuk pundak siaga di depannya, tepukan diteruskan sampai siaga paling depan. Jika ditepuk pundak kanan berarti belok kanan, pundak kiri berarti belok kiri dan jika ditepuk kedua pundak artinya berhenti atau jalan lagi.

Pembina mengingatkan, jalannya jangan ngebut, yang membelok lebih dulu adalah siaga paling depan, yang lain mengikuti, bukan belok bersama-sama. Karena jika beloknya bersama-sama, barisan mobil akan kacau. Jika permainan terlalu sulit, kurangi jumalh siaga yang menjadi satu mobil.

KIM Ingatan

Bunda/ Yanda membawa beberapa gambar, misalnya gambar buah-buahan. Siaga-siaga disuruh melihat sebentar gambar-gambar itu. Dalam waktu yang ditentukan diminta menyebutka kembali nama-nama buah dalam gambar tersebut.

Gambar bisa diganti selain buah-buahan, misalnya bendera negara, gambar pahlawan, alat transportasi, dan sebagainya. Gambar juga bisa berupa satu gambar besar yang memuat banyak benda sejenis, misalnya gambar piring yang di atasnya ada beberapa jenis buah yang ditata rapi.

Penjuru Mata Angin

Pembina mengumpulkan siaga berbaris berbanjar setiap barung. Yang bermain adalah siaga yang paling depan di setiap barung. Siaga tersebut diminta menutup mata terlebih dahulu. Siaga lain, yang dibelakangnya, tidak boleh memberi tahu atau bersuara dahulu. Pembina mengatakan, “Siaga sekarang sedang menghadap ke utara. Tolong tunjukkan dimana arah (sebut salah satu arah mata angin selain utara).” Baca lebih lanjut

Permainan Konsentrasi

Permainan ini untuk melatih adik-adik Pramuka Siaga. Cukup mudah karena tidak memerlukan alat dan tempat khusus. Cukup pilih tempat yang cukup luas agar bisa diikuti semua barung.

Setelah semua siaga berkumpul, minta mereka membentuk lingkaran, atau bersaf, yang penting semua bisa melihat bunda/ yanda. Pembina memberi penjelasan:

“Siaga sekalian, perhatikan baik-baik, Bunda (Yanda) mau bercerita. Jika Bunda (Yanda) menyebutkan mata, lutut, pipi, hidung, rambut atau bagian tubuh lainnya, peganglah bagian tubuhmu seperti yang Bunda (Yanda) sebutkan dengan kedua tangan.”

“Peganglah dengan cepat-cepat, dan siaga yang kalah Baca lebih lanjut

SUPER HERO

Melatih kreatifitas sekaligus mengingatkan kembali kepada dunia anak-anak.

***

PENGANTAR

Fasilitator menyiapkan satu set kertas gambar dan pensil warna (bisa diganti dengan spidol atau krayon).

Ketika para peserta kegiatan mulai bosan, beri kejutan dengan membagikan peralatan tersebut dan minta mereka menggambar dan mewarnai. Tetapi bukan asal membuat gambar tetapi gambaran diri mereka sebagai seorang super hero (atau boleh juga tokoh penjahatnya). Baca lebih lanjut